Warga Terima Pembuatan Batako

Seorang pekerja menjemur batako. Foto: Herli yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Kehadiran proyek pengerjaan jalur gas rumah tangga di kecamatan Lubuk Batang dan kecamatan Baturaja Timur memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Sebagian masyarakat bisa sedikit bernapas lega karena mendapat pekerjaan tambahan untuk membvuat batako berlogo Gas Migas.

Kades Lubuk Batang Baru Randi Arnovan sangat bersyukur proyek jalur gas ini bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa Lubuk Batang Baru. “Setidaknya warga ada tambahan penghasilan di tengah pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Randi.

Menurut Randi, sedikitnya ada 52 warga dalam 13 kelompok untuk membuat batako tersebut. “Untuk warga desa Lubuk Batang Baru ada 52 pekerja yang membuat batako dengan sistem upah dibayar per batako. Sedangkan untuk pemasangan pipa ke rumah ada 15 orang. Untuk kendaraan pengangkut juga menggunakan armada masyarakat desa ini,” lanjut Randi.

Randi bersyukur meski sebagian masyarakat masih kesulitan ekonomi, namun ada yang terbantu dari pembuatan batako tersebut. “Proyek ini dapat menyerap tenaga kerja lokal. Setidaknya mereka bisa mengumpulkan rezeki dari pembuatan batako ini, bukan hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah semata,” ungkapnya.

Salah seorang pembuat batako merasa terbantu dengan lapangan pekerjaan tambahan tersebut. “Kita bisa menambah penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya. Dikatakannya, dalam satu hari, jika cuaca panas, ia bisa menghabiskan 2-3 sak semen untuk membuat batako. “Satu sak semen bisa membuat 60 batako. Sedangkan batako yang dibutuhkan sekitar 80.000 buah batako,” pungkasnya. (lee)