Tersisa Satu Pasien Corona

OKU – Berselang sehari setelah pengumuman 5 pasien corona di Kabupaten OKU sembuh, kemarin (16/6), Satgas Covid 19 OKU kembali menyampaikan kabar yang sangat menggembirakan.

Ya, sembilan pasien corona dinyatakan sembuh. Parapasien tersebut telah menjalani tes swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Hasilnya negatif. Hasil ini sama dengan hasil tes sebelumnya yang juga menyatakan sembilan pasien tersebut negatif corona.

“Alhamdulillah sisa satu pasien lagi yang berisnisial K, warga Batumarta. Saat ini K sedang menjalani perawatan di RS Antonio,” ujar Jubir Satgas Covid 19, Rozali, di ruang Media Center Penanganan dan Pencegahan Covid 19, gedung SKB Baturaja.

Sembilan pasien yang sembuh ini membukukan angka kesembuhan sebanyak 39 kasus kesembuhan dari 40 kasus positif corona di Kabupaten OKU sejak Maret lalu.

“Untuk yang satu pasien ini, akan dites swab besok (hari ini). Semoga hasilnya negatif juga karena ini tes swab kedua bagi K,” terangnya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan OKU, Andi Prapto menambahkan, tes swab yang akan dilakukan 17 Juni diikuti delapan orang yang kontak erat dengan pasien K. “Jadi ada sembilan pasien yang akan dites swab. Satu pasien (K), delapan orang warga Batumarta yang kontak erat dengannya,” jelasnya.

Feri Iswan, Media Center Satgas Covid menegaskan, jika hasil tes swab K negatif corona, maka, Kabupaten OKU akan menjadi zona hijau atau zero covid. “Yang menentukan Dinkes Sumatara Selatan. Semoga tidak ada penambahan kasus positif, dan pasien yang tinggal satu ini segera sembuh,” harapnya.

Pihaknya juga sudah merencanakan akan mengundang beberapa pasien yang sembuh agar bisa jumpa pers di Media Center. Rencana tersebut sudah disampaikan ke Bupati OKU H Kuryana Azis. “Tapi tunggu yang satu lagi sembuh. Nanti, Bupati OKU ikut hadir,” ungkapnya.

Dirinya mengingatkan, sejauh ini pasien corona di Kabupaten OKU sehat. Selama perawatan, tidak ada pasien yang dirawat secara berlebih apalagi sampai ada yang wafat. “Setelah pasien dinyatakan sembuh, ia tetap menjalani karantina selama 14 hari di rumah. Bagi masyarakat tetap menggunakan masker, jaga pola hidup bersih dan sehat serta terapkan protokol kesehatan,” pesannya. (stf)