Malam Dikerok, Pagi Meninggal

OKU – Seorang pekerja bangunan ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah yang sedang dalam tahap pembangunan. Pria tersebut adalah Marni, warga desa Lontar, kecamatan Muara Jaya.

Pria 65 tahun tersebut ditemukan meninggal dunia, kemarin (16/6), sekitar pukul 05.30 WIB di Jln. H. Sohib, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK.MH melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono mengatakan, Marni bersama beberapa rekannya sedang membangun rumah milik Panroyen. Rekan kerja Marni, Hani Bahri (46) mengatakan, keduanya sudah bekerja membangun rumah Panroyen selama tiga bulan terakhir.

“Hani dan Marni sudah lama bekerja di bangunan rumah itu. Pada pukul 05.30 WIB tadi (kemarin) Hani membangunkan Marni. Namun hingga pukul 09.00 WIB, Marni tak kunjung bangun. Ternyata Marni meninggal dunia. Hani pun melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat,” lanjutnya.

Masih kata Sulis, dari pengakuan Hani, semasa hidup, Marni sering alergi gatal di tubuhnya. Sebelum tidur, Marni sering menggunakan bedak penghilang rasa gatal. “Selain itu, Marni juga sering masuk angin dan minta dikerok oleh Hani,” kata Sulis.

Tubuh Marni kemudian diperiksa oleh petugas medis Puskesmas Tanjung Baru. “Menurut keterangan petugas medis, tidak ditemukan bekas kekerasan di seluruh tubuh marni. Setelah itu, polisi menyerahkan almarhum kepada keluarga untuk dimakamkan di desanya,” pungkas Sulis. (lee)