307 CJH Batal Naik Haji

larangan larangan haji dan umrah 1

OKU – Kankemenag OKU telah menerima keputusan resmi dari Kemenag mengenai pembatalan ibadah haji tahun ini. Setelah menerima surat tersebut, Kankemenag OKU langsung mensosialisasikan kabar tersebut kepada Calon Jemaah Haji (CJH) OKU.

Kepala Kankemenag OKU  H Ishak Putih melalui Kasi Haji dan Umroh Abdul Mu’is mengaku sosialisasi tersebut dilakukan melalui media sosial. “Surat tersebut juga disebar digrup WA CJH OKU,” kata Mu’is.

Selain melalui media sosial, petugas Kankemenag juga mendatangi beberapa rumah CJH untuk mengabarkan kabar buruk ini. “Apa boleh buat karena situasinya tidak memungkinkan. Alhamdulilah CJH OKU ikhlas menerima kenyataan ini,” tegasnya.

Mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang sudah dibayar, Mu’is mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada CJH. “Terserah CJH apakah mau diambil atau tidak,” katanya.

Jika CJH tidak mengambil uang pelunasan tersebut, maka tahun depan bebannya tidak akan terlalu besar lagi. “Tahun depan tinggal melihat biaya naik haji sesuai kurs dolar AS. Jika biayanya turun, maka sisa kelebihan uangnya akan dikembalikan. Sebaliknya jika kurang, maka CJH tinggal menambah kekurangannya,” ungkapnya.

Ditambahkan Mu’is, dari 328 CJH OKU yang dijadwalkan berangkat haji tahun ini, 21 diantaranya belum melinasi BPIH karena sakit dan ada kekurangan bayar. “Walaupun tahun ini batal, tahun depan 307 CJH ini dipastikan berangkat karena telah melunasi BPIH sebesar Rp33.073.602,” terang Mu’is.