Tanah Longsor Tutupi Jalan

Warga bersama BPBD OKU dan Kades setempat membersihkan material longsor yang menutup jalan utama. Diketahui, pada Minggu pagi, tanah longsor terjadi di kecamatan Ulu Ogan. Foto: Ist. (*)

OKU – Hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir diduga kuat menjadi pemicu tanah tebing di kecamatan Ulu Ogan longsor. Ya, pada (31/5) pagi, sebuah tebing di desa Belandang, kecamatan Ulu Ogan longsor.

Tidak tanggung-tanggung, sebuah rumpun bambu besar ikut terseret longsor. Akibatnya, material longsor tersebut menutup jalan utama ke delapan desa di kecamatan Ulu Ogan.

Kepala BPBD OKU Amzar Kristopa mengatakan, longsor yang terjadi pada Minggu pagi tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang. “Ditambah lagi, lokasi yang berbukit/tebing yang sudah dibuka masyarakat menjadi kebun. Tanah labil dan air hujan menyebabkan longsor, ” ujarnya.

Pihaknya sudah menerjunkan tim evakuasi bencana. Bencana tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa. “Pembersihan jalan utama dari material longsor dilakukan bersama masyarakat setempat,” tandasnya.

Camat Ulu Ogan Yan Kurniawan juga membenarkan kabar tanah longsor yang terjadi di wilayahnya. “Jalan sudah dibisa dilalui kendaraan setelah masyarakat, BPBD dan Kades berhasil membersihkan material longsor dari jalan,” tandas Yan. (stf)