Lupa Matikan Kompor, Rumah Terbakar

Petugas pemadam kebakaran masih memadamkan bara di puing rumah milik Ahmad Rohim yang terbakar, dua hari lalu (31/5). Foto: dok Polsek Sinar Peninjauan. (*)

OKU – Ini pembelajaran yang sangat berharga untuk siapapun. Kelalaian dapat berujung pada kerugian besar. Seperti yang terjadi di desa Karya Mukti Batumarta, unit XII, kecamatan Sinar Peninjauan. Karena lupa mematikan kompor gas, sebuah rumah ludes terbakar.

Kapolres OKU AKPB Arif H Ritonga SIK.MH melalui Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Agusdin, rumah yang terbakar tersebut milik Ahmad Rohim (50), warga Blok P Desa Karya Mukti, kecamatan Sinar Peninjauan. Kebakaran ini dipicu karena istri Rohim lupa mematikan kompor gas.

Pada 31 Mei lalu, sekitar pukul 11.30 WIB, istri Rohim ini sedang memasak di dapur menggunakan kompor gas. Sekitar pukul 12.30 WIB, Rohim bersama istrinya berkunjung kerumah saudaranya yang ada di desa Marga Bakti unit XI. Saat itu, api kompor di dapur masih menyala karena lupa dimatikan.

Kemudian, kata Agusdin, sekitar pukul 14.30 WIB, Rohim mendapat telepon dari salah seorang tetangganya. “Tetangga Rohim mengabarkan rumahnya (Rohim) sudah terbakar,” lanjut Agusdin.

Warga pun berjibaku memadamkan api yang membakar rumah milik Rohim. Upaya warga untuk mencegah api menyambar rumah sekitar berhasil dilakukan. Namun, rumah Rohim rata dengan tanah.

“Api berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran yang dibantu oleh warga. Namun rumah milik korban tak bisa diselamatkan, termasuk harta benda. Beruntung tak ada korban jiwa pada peristiwa ini. Namun untuk kerugian materi ditaksir sekitar Rp30 juta,” tegas Agusdin.

Polsek Sinar Peninjauan telah memasang garis polisi di sekitar rumah Rohim yang terbakar.

Sementara itu, Camat Sinar Peninjauan, Ahmad Hidayat SSTP, M Si membantah kebakaran yang terjadi menghabiskan satu rumah. “Hanya bagian dapur yangterbakar,” ujar Dayat.

Dijelaskan Dayat, saat kebakaran terjadi, rumah permanen tersebut dalam keadaan kosong. “Tetangga yang mengetahui kebakaran berupaya memadamkan api sembari menunggu mobil pemadam kebakaran datang,” tegas Dayat.  (lee/stf)