OKU Belum Berlakukan PSBB

Kepadatan lalulintas di kawasan Pasar Atas pada H-1 Idul Fitri. Di hari yang sama, beredar kabar OKU akan menerapkan PSBB. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Isu rencana Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Kabupaten OKU menjadi buah bibir warga Baturaja. Kabar tersebut terdengar H-1 Idul Fitri hingga saat ini.

Kepastian kabar tersebut sempat ditanyakan Masdi, warga kecamatan Lengkiti. Awalnya ia berencana hendak ke Baturaja. Namun ia batal karena mendapat kabar Kabupaten OKU menerapkan PSBB.

Menurut dia, di tempat tinggalnya, kota Baturaja yang memberlakukan PSBB sudah menyebar dari mulut ke mulut. Namun, dirinya belum memperoleh kepastian.

Juru bicara Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid 19 OKU Rozali SKM membantah kota Baturaja akan menerapkan PSBB. Dua hari lalu, ia sempat berbincang dengan Bupati OKU H Kuryana Azis mengenai PSBB. “Belum PSBB. Ini sudah dibicarakan dengan Bupati. Masyarakat jangan panik,” ungkap Rozali.

Menurut dia, pelaksanaan PSBB tergantung kesiapan daerah masing-masing. Baik dari sisi anggaran selama PSBB maupun berkoordinasi dengan pihak terkait. Dalam hal ini Polri, TNI, Sat Pol PP, dan Dinas Perhubungan.

“Kalau daerah sudah siap, provinsi mengusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk ditindaklanjuti. Kemudian, jika disetujui, daerah membuat keputusan Bupati untuk penerapannya. Kalau pun akan diterapkan PSBB harus dipelajari dulu syarat dan kriterianya,” tandasnya. (stf)