Bayi Dibuang Dekat Jembatan

Bayi yang ditemukan oleh warga di Desa Remanam Jaya kecamatan Warkuk Ranau Selatan pada, Jumat (22/5). Foto : Ist. (*)

OKU SELATAN – Masyarakat Desa Remanam Jaya Kecamatan Warkuk Ranau Selatan beberapa hari ini digemparkan atas ditemukannya seorang bayi berjenis kelamin laki laki didekat sebuah jembatan Tebing Kedauk yang masih terlilit tali pusar.

Saat dikonfirmasi atas kebenaran berita tersebut, Asmadi selaku Kepala Desa Remanam Jaya mengaku telah mendapatkan kabar tersebut.

Menurutnya, ia sendiri kali pertama mengetahui informasi tersebut dari istrinya yang menyebutkan bahwa didesanya yakni Remanam Jaya sedang dihebohkan atas ditemukannya seorang bayi berjenis kelamin laki laki didekat jembatan yang biasa Masyarakat sebut dengan sebutan jembatan tebing kedauk.

Bayi itu sendiri, terangnya ditemukan oleh warga yang hendak pergi ke kebun. Bayi laki-laki yang ditemukan tersebut, kondisinya masih ada tali pusarnya dan dalam keadaaan sehat.

“Untuk saat ini bayi yang ditemukan sudah dibawa ke Puskesmas oleh bidan Desa Remanam Jaya untuk dilakukan perawatan atau check kesehatannya,” ujarnya.

Sejauh ini, ucapnya belum diketahui informasi siapa kedua orangtua bayi malang tersebut,  namun dirinya selaku Kepala Desa telah menginstruksikan ke setiap posko penanganan Covid-19 yang ada di enam Desa dari Desa Mekarsari, Gunung Raya, Kiwis Raya, Bumi Agung, Segigok dan Desa Remanam Jaya untuk melakukan pengecekan agar mendapatkan informasi terkait ditemukannya bayi tersebut.

“Setiap posko gugus tugas yang ada di desa kan mencatat siapa saja yang berlalu lalang, baik itu alamat kedatangan maupun alamat tujuan bahkan apa kepentingannya. Jadi dari situ diharapkan dapat didapat informasi terkait penemuan bayi  ini,” tuturnya.            

Menurutnya hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan bayi siapa yang dibuang tersebut serta apa motifnya, karena informasinya akan di gali terlebih dahulu. Untuk kondisi bayi sendiri, saat ini sudah di titipkan ke KPAI wilayah Muaradua OKU Selatan. (cr04)