Pertahankan Permainan Tradisional

Kepala Disdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM saat mencoba bermain tradisional cak engking. Foto: Jeki/okuekspres. (*)

OKU – Seiring kemajuan teknologi, permainan tradisional semakin ditinggalkan anak – anak. Sebagian besar anak-anak kini tidak mengenal permainan tradisional.

Namun tidak demikian dengan SDN 11 OKU. Sekolah rujukan ini mempertahankan permainan tradisional. Hal ini terlihat penampilan halaman sekolah yang menyediakan permainan tradisional.

Kepala SDN 11 OKU Hj. Maryani SPd mengatakan, ada beragam permainan tradisional yang diajarkan kepada para siswa. Seperti ular tangga, cak engking, dan permainan tradisional lainnya yang melibatkan banyak pemain.

“Hal ini sebagai upaya untuk menghidupkan permainan tradisional bagi anak – anak di sekolah sejak dini. Dan ini juga agar bisa melepaskan penat anak – anak ketika selesai belajar,” ucapnya.

Maryani berharap para siswa tidak melupakan permainan tradisional dan sebagai penyeimbang teknologi. “Biar seimbang antara kemajuan teknologi. Biar anak-anak juga tetap mengenal budaya dan tidak punah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM sangat senang karena sekolah ini menyediakan permainan tradisional. “Sekolah ikut andil melestarikan permainan tradisional di tengah permainan modern,” kata Teddy.

Ia mengakui, permainan tradisional banyak mengajarkan kebersamaan, disiplin, gotong royong, dan toleransi. “Disdik OKU sangat mengapresiasi SDN 11 OKU dalam melestarikan permainan tradisional ini,” tegas Teddy. (jr8)