Mencari Formula Terbaik PPDB

oleh Agus Sudiana, S.Pd, M.M. (ASN di SMAN 2 OKU)

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah gerbang terdepan sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada satuan pendidikan. Ibarat bercocok tanam, kegiatan ini sama persis dengan pemilihan bibit yang akan ditanam. Para petani tentu berkeinginan memilih bibit terbaik, agar tanaman bisa tumbuh subur, tahan hama dan bisa menghasilkan produk pertanian dengan kualitas terbaik.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah gerbang terdepan sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada satuan pendidikan. Ibarat bercocok tanam, kegiatan ini sama persis dengan pemilihan bibit yang akan ditanam. Para petani tentu berkeinginan memilih bibit terbaik, agar tanaman bisa tumbuh subur, tahan hama dan bisa menghasilkan produk pertanian dengan kualitas terbaik.

Payung Hukum PPDB
PPDB adalah proses pemilihan calon peserta didik yang kelak dipersiapkan untuk menjadi lulusan yang memiliki kompetensi terbaik. Oleh karena itu peserta yang diterima dalam PPDB hendaknya memenuhi semua kriteria yang diinginkan sekolah. Mereka melewati berbagai tahapan seleksi yang telah diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Landasan hukum PPDB tahun pelajaran 2020/2021 selain UU no 20/2003 tentang Sisdiknas dan Peraturan Pemerintah No 13/2015 tentang Standar Nasional Pendidikan, tertuang dalam Permendikbud No 44/2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Permendikbud ini sebenarnya memiliki kesamaan dengan peraturan sebelumnya, yaitu Permendikbud 51 tahun 2018 dan Permendikbud 20 tahun 2019.