JA Lebih Taat Beribadah

Wakil Bupati OKU Johan Anuar didampingi istrinya menggelar konfrensi pers di rumah dinas Wabup. Foto: Ist (*)

OKU – “Assallamualaikum, ape kabar?” sapa Wakil Bupati OKU Johan Anuar (JA) kepada awak media yang telah menantikan kehadiran dirinta di Rumah Dinas Wakil Bupati OKU.

Ya, usai dibebaskan dari tahanan Mapolda Sumsel, penampilan pria yang hobi berburu ini kelihatan sedikit gemuk dan kulitnya makin putih. Ditemani istri tercinta, Dra Hj Henny Johan, senyum sumringah menghiasi bibir ayah Rizky M Ramadhan ini.

“Banyak pelajaran yang didapat, baik senang maupun duka. Kalau dari sisi baiknya, lebih taat menjalankan perintah agama sementara yang berpengaruh yakni trauma mendalam yang mempengaruhi fikiran. Psikis saya juga terganggu bahkan saat ini juga masih seperti susah tidur,” ucap JA, sapaan karib Johan Anuar.

Kalau kulit putih, lanjut Johan, lantaran tidak terkena sinar matahari. “Alhamdulillah, saya salat terus apalagi saat ini bulan puasa tentu puasa juga,” imbuhnya.

Diakui Johan, selama ditahan dirinya tidak dibedakan dengan tahanan lain. Bahkan orang yang membesuk pun sangat dibatasi. Kendati demikian, dalam sel tahanan dirinya banyak berinteraksi dengan tahanan lain dengan kasus bermacam – macam.

“Di sel hanya bertiga. Ada yang kasus kriminal, ada yang kasus mencuri, dan sebagainya. Banyak saya bertemu sebab selama empat bulan itu selalu berganti ganti tahananya,” urai JA.

Mantan Ketua DPRD OKU ini sangat bersyukur dapat bersama lagi dengan masyarakat OKU khususnya beserta keluarganya dan suasana kantor. “Senin nanti saya mulai dinas lagi,” ujar Johan. Terkait kelanjutan kasus hukumnya, JA menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukumnya.

Apalagi, dirinya sudah bebas demi hukum. Penyidik tidak bisa memenuhi atau membuktikan hingga masa tahanan dirinya habis. “Ini jelas ada nuansa politiknya. Tapi saya tidak dendam,” tegas JA. (bet)