Naik Dua Kali Lipat lebih

OKU – Per 13 Mei kemarin, pasien Covid 19 di Kabupaten OKU melonjak drastis. 15 orang dinyatakan positif. Dengan demikia, jumlah total warga Kabupaten OKU yang didiagnosa positif corona mencapai 26 orang. Peningkatan jumlah ini lebih dari dua kali lipat dibanding jumlah di hari sebelumnya yang masih 11 orang.

Tingginya jumlah kasus ini membuat Kabupaten OKU berada di urutan ketiga kabupaten/kota di Sumatera Selatan dengan jumlah positif corona terbanyak. Kabupaten OKU berada di bawah kota Palembang (166 orang) dan kota Lubuk Linggau (36 orang).

Jumlah yang melonjak drastis ini membuat warga kaget. Warga pun penasaran apakah Pemerintah Kabupaten OKU akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB atau tidak. Pasalnya Kemenkes RI telah menyetujui Prabumulih dan Palembang melaksanakan PSBB.

“Mungkinkah OKU menerapkan PSBB? Karena jumlah pasien positif di OKU mencapai 26 kasus. Sementara Prabumulih hanya 13 kasus,” tanya Nanda, warga kelurahan Talang Jawa.

Hal berbeda justru diharapkan Irwan. Warga kelurahan Sukaraya itu berharap PSBB tidak diterapkan. Sebab, masyarakat Kabupaten OKU dinilai kurang koperatif. Di samping itu, bila PSBB diberlakukan, masyarakat semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup.