Dua Bulan, Tiga Kali Banjir

Meluapnya anak sungai Ogan (Sungai Bung) membuat perumahan penduduk di dusun 2 desa Lontar direndam banjir setinggi 10-30 Cm. Foto : Ist. (*)

OKU – Pemukiman penduduk di dusun 2, desa Lontar, kecamatan Muara Jaya, direndam, kemarin (13/5) dini hari. Akibat banjir ini, warga tidak berani tidur karena khawatir air akan semakin tinggi.

Izal, warga setempat, lebih memilih terjaga daripada tidur. Apalagi air mulai masuk pemukiman pukul 00.30 wib. Izal mengatakan, warga khawatir bila warga tidur, air naik tidak ketahuan.

“Sebagian warga siaga di rumah masing-masing. Ada yang di pekarangan, ada juga yang duduk di tangga rumah,” ungkapnya.

Camat Muara Jaya, Dini Justini dibincangi petang kemarin menambahkan, desa Lontar sudah tiga kali dilanda banjir dalam kurun dua bulan terakhir. “Yang paling parah banjir kedua. Ada 10 rumah yang terendam,” ujarnya.

Banjir pertama, jelas mantan Lurah Baturaja Permai ini, terjadi pada 21 April lalu. Banjir kedua 8 Mei dan banjir ketiga, Rabu dini hari kemarin. Penyebab banjir ini karena sungai Bung atau anak sungai Laham meluap.

“Anak sungai ini induknya ke sungai Ogan. Ketinggian air mencapai 10-30 cm. Tapi banjir surut setelah satu jam,” katanya.

Pemerintah kecamatan, sambung Dini, sudah meninjau lokasi banjir. Hasil tinjauan tersebut sudah dilaporkan ke Bupati OKU dan Dinas PUPR OKU. Sementara di kecamatan Ulu Ogan, tidak terdampak banjir. Kendati debit sungai ogan bertambah. “Alhamdulillah tidak banjir, aman,” ujar Camat Ulu Ogan, Yan Kurniawan. (stf)