Laba Penjualan Masker Menjanjikan

Pedagang masker bermunculan seiring wabah corona. Bahkan salah satu pedagang menyebutkan, dari usahanya, ia memperoleh pendapatan kotor sampai Rp1 juta. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Pedagang kalangan di Kabupaten OKU kalang kabut pasca operasional sejumlah kalangan dihentikan sementara. Sebab di tengah pandemi, satu-satunya sumber pendapatan tersebut ditutup. Sementara kebutuhan harian tidak dapat distop.

Sempat narik ojek karena kalangan di Peninjauan dan Sinar Peninjauan tutup,” ujar Ali, pedagang masker di pangkal jembatan Ogan III, kemarin (7/5). Namun, ngojek dadakan tidak lama dilakoninya. Sebab, ia kesulitan mendapatkan penumpang. Dirinya pun kembali berdagang.

Bukan di kalangan, tapi di tepi jalan. “Di kalangan, barang-barang inilah yang dijual. Nah sekarang dijual lagi ditambahi masker, ” jelas warga Kampung Baru, kelurahan Kemalaraja ini.

Selama di kalangan, ia menjual sendal karet. Namun sejak permintaan masker kain tinggi, dirinya menjual masker. Dari masker kain hingga scuba. “Yang jenis scuba (jenis baru) paling banyak diburu,” sebutnya. Dari lapak yang dibuka mulai pukul 08.00 WIB-17.00 WIB, omset kotor yang dibawanya pulang mencapai Rp1 juta. “Barang ini ada yang titipan (ambil untung,) tapi ada yang beli,” tandas Ali. (stf)