Petugas Bubarkan Balapan Liar

Petugas posko terpadu simpang Lubuk Raja membubarkan aksi balapan liar pada Sabtu malam lalu. Selain mengganggu warga yang sedang istirahat, balapan liar ini melanggar kebijakan pemerintah yang melarang warga untuk berkumpul. Foto : Ist. (*)

OKU – Belasan remaja tanggung menggelar balapan liar di simpang tegal Arum, kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur. Karena gaduh, balapan liar ini pun dibubarkan petugas posko terpadu Covid 19 di simpang tran Batumarta, Sabtu (2/5) lalu.

Para remaja tanggung ini tak peduli dengan larangan berkumpul yang diberlakukan oleh pemerintah di saat pandemi corona.

Menurut Arfa, warga sekitar, Jl Lintas Sumatera kerap dijadikan arena balapan liar setiap malam Minggu. Warga, sudah sering menegur remaja tanggung tersebut. “Karena mengganggu ketenangan warga yang istirahat. Tapi mereka membandel,” katanya.

Ia menjelaskan, teguran yang disampaikan warga tersebut nyaris berujung anarkis. Sebab, para remaja mengedepankan ego dibanding kepentingan warta sekitar. Beruntungnya, masyarakat masih bisa menahan emosi dan memilih untuk melapor petugas.

Alfian, salah satu petugas posko terpadu Dishub OKU bersama personil Polres OKU membenarkan, petugas posko menerima laporan warga soal balapan liar. “Sekitar pukul 00.30 WIB, petugas ke lokasi. Balapan liar tersebut sempat dibubarkan masyarakat, tapi mereka menolak,” katanya.

Dari penuturan warga, balapan yang berlangsung setiap malam Minggu sangat menggangu. Diketahui para pelaku balapan liar ini berasal dari Talang Padang, Unit 3, kecamatan Lubuk Raja. “Kami ingatkan supaya mereka di rumah saja selama corona belum berakhir. Bersyukur warga tidak berbuat anarkis akibat balapan liar ini,” tandasnya. (stf)