Petugas Semprot Rumah Pasien Corona

Petugas kesehatan menyemprot rumah D dengan cairan disinfektan setelah D dinyatakan positif corona. Foto: ist (*)

OKU – Rumah milik D pasien 10 yang terkonfirmasi positif corona di Kabupaten OKU disemprot cairan disinfektan oleh tim Dinkes OKU. Petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap tersebut menyemprot seluruh bagian rumah, termasuk halaman dan beberapa rumah di sekitar rumah D.

Penyemprotan ini dilakukan untuk mensterilkan rumah D dari virus yang kian merebak di Kabupaten OKU. Salah seorang warga yang melihat petugas saat penyemprotan mengatakan, rumah D disemprot sampai ke bagian dalam rumah. “Bahkan ada beberapa rumah lain juga ikut disemprot,” ujar warga.

Sementara itu, D yang merupakan pasien 10 telah menjalani isolasi di Hotel Baturaja. D mengaku mengetahui rumahnya akan disemprot disinfektan. “Itu (penyemprotan disinfektan) juga atas permintaan saya agar rumah saya steril,” ujar D.

D menceritakan secara gamblang kondisinya pacsa dijemput tim satgas Covid 19 OKU pada 26 April lalu. “Alhamdulilah saya di sini sehat – sehat saja. Memang sejak dari rumah saya sehat, tidak ada gejala apapun,” kata D.

Ia juga menceritakan suasana Hotel Baturaja setelah disulap menjadi ruang isolasi bagi penderita Covid 19. “Di sini saya diisolasi di satu ruang sendirian. Hanya dipantau oleh tim medis secara berkala,” kata D

Ia juga diberi nomor ponsel petugas dan fasilitas Wi-Fi. “Jika terjadi apa – apa, saya bisa menghubungi petugas. Sedangkan untuk makan, kita diberi makan layaknya orang di rumah sakit dengan menu yang sudah ditentukan, ditambah vitamin berupa kapsul. Mungkin ini memang protokol kesehatan,” lanjut D.

Mengenai kesehatan ER yang merupakan mertuanya, D mengatakan ayah mertuanya juga dalam keadaan sehat. “Papa juga sehat, hanya saja saya tidak bisa berbincang langsung ke ruangannya. Ruangan saya dan papa hanya berjarak 3 kamar dari kamar yang saya tempati. Menurut papa, saat pagi ia disuruh berjemur di bawah sinar matahari,” ucap D.

D berharap virus  ini tidak menyebar kepada anak dan istrinya. “Jangan sampai terkena istri dan anak. Saat ini juga kami masih menunggu hasil tes dari anak dan istri saya. Saat ini anak dan istri saya menjalani isolasi mandiri di rumah,” pungkas D. (lee)