Kades Terpilih Dilantik 20 April

Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsih SE memimpin rapat di kantor kecamatan. Foto: dok Pemerintah Kecamatan Lubuk Batang. (*)

OKU – Meski pandemi corona masih berlangsung, pelantikan kades terpilih di kecamatan Lubuk Batang akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yaitu pada 20 April. Pada pelantikan tersebut, jumlah orang yang hadir akan dibatasi.

Hal ini disampaikan Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsih SE saat memimpin rapat persiapan pelantikan kades tahun 2020 di kantor kecamatan Lubuk Batang, kemarin (15/4).

Helni menjelaskan, upacara pelantikan kades akan dibuat beberapa sesi. “Untuk kecamatan Lubuk Batang, pelantikan kades sesuai dengan rapat para camat se-kabupaten OKU bersama Dinas PMD OKU,” ujar Helni.

Dikatakan Helni, pelantikan kades tersebut rencananya akan dilakukan di rumah Dinas Bupati OKU. Upacara pelantikan hanya boleh dihadiri kades terpilih dan Pjs kades. Para kades terpilih yang akan dilantik tidak diperkenankan mengajak istri. ‚ÄúDari kecamatan Lubuk Batang hanya ada 11 kades terpilih dan 11 Pjs kades yang akan hadir pada pelantikan tersebut,” lanjutnya.

Helni juga menyampaikan kepada para kades terpilih yang akan Dilantik untuk tidak kecewa dengan pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan hadir. “Karena saat ini kita harus mematuhi aturan untuk tidak berkumpul dalam jumlah banyak. Jika merujuk pada rencana awal, upacara pelantikan juga akan dihadiri anggota BPD serta perangkat desa. Namun melihat kondisi saat ini, hal itu tidak mungkin dilakukan,” pungkas Helni.

Sementara itu, Pjs kades Belatung Junaidi menyambut baik pelantikan kades yang sesuai jadwal. “Saat ini di masa pandemi corona, perangkat desa sangat disibukkan dengan kegiatan untuk penanggulangan virus tersebut,” ujar Junaidi.

Begitu juga dengan Pjs kades Tanjung Manggus Devi Puspasari dan PJS Kades Banuayu Eminata Wati yang terharu dengan akan berakhirnya masa jabatan mereka sebagai Pjs kades.

“Meski hanya sebentar, namun kita banyak mengalami suka duka menjadi pejabat kades. Yang pastinya kita mendapat pengalaman baru semenjak menjabat kepada desa. selama ini kita hanya staf di kantor kecamatan, tiba – tiba menjadi orang nomor 1 di desa. Tentu hal itu merupakan salah satu kesan buat kita,” ujar kedua Pjs kades tersebut.

Flando, salah satu kades terpilih dari desa Belatung memaklumi kondisi saat ini terkait rencana upacara pelantikan kades. “Demi kebaikan bersama, lebih baik kita upacara pelantikan tidak dihadiri orang dalam jumlah banyak,” pungkas Flando. (lee)