Cegah Corona, Pintu Gerbang Dijaga

Pintu masuk dusun Trimulyo ditutup dan dijaga oleh anggota karang taruna dusun. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Masyarakat dusun Trimulyo, desa Battuwinangun menjaga pintu gerbang dusun. Penjagaan ini dilakukan atas persetujuan masyarakat ini menggunakan bambu.

“Ini dilakukan untuk mencegah virus corona agar masyrakat tidak tertular dari orang luar yang akan masuk dusun,” ucap Kadus Trimulyo Irsan. Ia mengatakan, pintu gerbang ini dijaga selama 24 jam.

Penjagaan pintu gerbang menjadi tanggung jawab anggota karang taruna dusun. Para tamu yang datang harus mencuci tangan di pintu gerbang. Warga memang sudah menyediakan tempat cuci tangan di pintu gerbang.

Setelah mencuci tangan, tamu harus melalui pemeriksaan suhu tubuh mengunakan thermo gun.

Anggota karang taruna yang jaga dilakukan secara bergiliran. Setiap jagan, paling sedikit dilakukan lima orang. Irsan menyebutkan, pintu masuk blok K ini merupakan satu-satunya pintu masuk dusun tersebut. “Jika ada orang lain, selain warga dusun, anggota karang taruna bisa langsung mengenalinya,” paparnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran dan memutus mata rantai virus Covid-19, dusun Trimulyo selalu disemprot cairan disinfektan. Penyemprotan cairan tersebut dilakukan paling banyak 3 kali dalam seminggu.

“Sehingga masyarakat dusun tidak perlu cemas lagi karena semua antisipasi penyebaran virus sudah dilakukan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (gun)