Pulangkan Dua Pendatang ke Jepara

Dua warga pendatang dari Jepara, dipulangkan pemerintah desa Penantian. Setelah keluarganya menolak kepulangannya ke salah satu desa di kecamatan Lengkiti, terkait keduanya baru tiba dari zona merah. Foto : Ist. (*)

OKU – Jiwa sosial pemerintah desa Penantian mungkin bisa dicontoh di tengah pandemi wabah corona mewabah. Sebab beberapa hari lalu, pemerintah desa memulangkan dua warga Jepara.

Kades Penantian Abdul Manan menceritakan, tiga hari lalu desanya dikunjungi laki-laki dan perempuan dari Jepara (Jawa Tengah). Kedatangan pasangan ini sedang menuju ke salah satu desa di kecamatan Lengkiti. “Namun, keluarganya di desa tersebut justru meminta keduanya untuk pulang karena situasi saat ini sedang tak memungkinkan,” jelas Manan.

Karena tidak ada keluarga lain, pasangan tersebut sempat bingung. Keduanya pun mampir di desa Penantian. Di desa itu, ada warga yang mengusulkan agar dua warga ini diminta kembali ke daerah asal. Apalagi keduanya berasal dari daerah zona merah. “Tapi desa Penantian mengambil kebijakan mengkarantina keduanya di gedung BUMDes yang belum terpakai,” jelasnya. Kedua warga dari Jepara itu hanya dikarantina satu hari. Sebab keduanya langsung diantar ke bus AKAP tujuan pulau Jawa. “Tiket keberangkatan sudah diselesaikan pemerintah desa. Keduanya sudah kembali ke Jepara,” tandasnya. (stf)