Siagakan Petugas dan Posko Terpadu 24 Jam

Pemeriksaan suhu tubuh warga. Foto: ist. (*)

OKU – Desa Penantian membentuk satgas penanganan dan pencegahan Covid 19 atau corona di desa. Bahkan pemerintah desa juga membangun posko terpadu di samping rumah kades A Manan.

“Pembangunan posko ini untuk menindaklanjuti imbauan pemerintah daerah. Alhamdulillah satgas maupun posko terpadu sudah berjalan,” ujar A Manan, kades Penantian, kemarin (13/4).

Posko tersebut, sambung Manan, dijaga petugas gabungan selama 24 jam. Petugas tidak hanya berasal dari medis puskesmas, tapi juga Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, pendamping desa, dan masyarakat.

“Penjagaan dibagi dua shift. Totalnya ada 38 orang. Satu kali piket petugas berjumlah 5-6 orang,” tuturnya. Tidak hanya itu, jelas Manan, pokso juga dilengkapi sarana pendukung pencegahan penyebaran covid 19. Diantaranya sarana pencuci tangan, penyemprot disinfektan, dan thermo gun.

“Pemerintah desa juga membagikan masker untuk seluruh warga desa. Sesuai arahan Bupati OKU, aktifitas di luar rumah wajib menggunakan masker,” terangnya.

Sejak posko terpadu ini dibangun, warga yang keluar masuk desa wajib ke posko untuk penyemprotan disinfektan serta membasuh tangan. Namun yang jadi prioritas pendatang. “Walau warga desa hanya ke pasar, saat pulang harus ke posko untuk cuci tangan dan disemprot disinfektan,” tandas Manan. (stf)