Masyarakat Minta Penyebar OKU Lockdown Ditindak

OKU – Isu Kabupaten OKU bakal Lockdown 10 April, tersebar secara berantai dijejaring media sosial. Spontan isu lockdown ini membuat gempar masyarakat, di tengah upaya pemerintah menanggulangi penyebaran wabah Covid-19. “Begitu dapat pesan itu di grup what’s app, kami langsung panik,” ucap Nopen.

Dirinya sebagai bagian masyarakat Kabupaten OKU, meminta kepada Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten OKU ataupun instansi terkait agar menindak yang menyebarkan isu Oku lockdown mulai 10 April 2020.

“Kami geram, jangan memanfaatkan situasi pandemi Corona yang merebak, namun menimbulkan keresahan di masyarakat,” ucap Nopen, warga Kelurahan Batu Kuning.

Menurut Nopen, kabar hoax yang beredar di pesan berantai media sosial sejak pagi, Kamis, 9 April 2020, masyarakat menjadi panik sehingga terjadi aksi punic buying. “Sehingga, kami juga ikut – ikutan stok sembako,” imbuhnya.