Kartamulya Tutup Pasar Desa

OKU – Penyebaran virus Corona yang meluas sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Kebijakan demi kebijakan di ambil demi untuk memutus rantai penyebaran virus yang belum ada obatnya ini. Ekonomi masyarakat pun turun signifikan.

Pasar kalangan atau pasar mingguan di desa Bandar Agung, kecamatan Lubuk Batang cukup sepi, baik penjual maupun pembeli. Kondisi ini berdampak pada omset pedagang yang berjualan di pasar kalangan itu.

Pjs Kades Bandar Agung Untung Barata, meski pemerintah di desa tak menutup pasar tersebut, kondisi di pasar yang buka setiap Sabtu itu sepi.

“Pemerintah desa memang tidak menutup kalangan ini. Tapi bisa dilihat, suasananya sepi. Biasanya pedagang dari berbagai daerah ramai berjualan di sini. Sejak ada wabah corona, banyak pedagang tidak berjualan,” ujar Untung.

Dikatakannya, faktor lain yang mempengaruhi kalangan di desa ini sepi adalah harga getah karet yang semakin anjlok. “Rata – rata mata pencaharian warga desa ini adalah petani karet. Sedangkan harga karet saat ini sangat murah,” ungkapnya.

“Pemerintah desa juga sudah menyemprotkan disinfektan di semua lapak. Kemudian pemerintah desa memantau situasi saat hari pasar. Para pedagang yang hanya berjualan di pasar ini berasal dari kota Baturaja dan kecamatan Lubuk Batang,” paparnya.

Selain pasar, pemerintah desa juga menyemprot disinfektan di masjid sebelum salat Jumat. “Warga juga diimbau untuk membawa sajadah dari rumah. Kemudian warga juga harus menggunakan masker. Sedangkan untuk warga yang baru tiba di desa ini disarankan untuk salat di rumah,” pungkas Untung.