Sopir Truk Tewas di Mobil

Polisi melakukan pemeriksaan truk tronton yang menjadi tempat meninggalnya Agus, sang sopir truk. Diduga kuat, Agus meninggal karena diabetes yang diidapnya sejak enam bulan terakhir. Foto: dok Polsek Semidang Aji. (*)

OKU – Seorang sopir truk tronton L 9930 UZ ditemukan meninggal dunian di dalam kabin truk tersebut. Sopir tersebut adalah Agus Sulistiono (34), warga Malang, Jawa Timur.

Agus ditemukan tewas setelah sebelumnya ia istirahat di rumah makan Ogan Jaya, desa Ulak Pandan, kecamatan Semidang Aji. Agus dilaporkan tewas oleh Bripka Baharudin dari Kesatuan Resimen III Paspelopor Kelapa Dua Cimanggis Depok kepada Polsek Semidang Aji. Saat itu, Baharudin sedang mengawal truk yang disopiri oleh Agus.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Semidang Aji Iptu A Bastari mengungkapkan, ada dua mobil truk tronton boks bermuatan rokok. Truk tersebut melalui rute Surabaya-Malang-Pekanbaru-Palembang-Jambi-Muara Bungo dan kembali ke Jakarta.

“Saat di Muara Bungo (Jambi), Agus sempat ke RSUD untuk diopname. Namun RSUD tersebut menolak dengan alasan pasien RSUD sudah penuh. Agus pun diberi suntikan dan obat mual serta beberapa obat lain untuk rawat jalan. Kemudian, Agus dan rekannya kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta,” ujar Bastari.

Selanjutnya, kata Bastari, ketika mampir di RM Ogan Jaya di Desa Ulak Pandan, Agus dan rekannya istirahat dan makan siang. Rekan Agus mengajaknya untuk turun dari mobil dan makan siang.

Namun Agus menolak dengan alasan kurang enak badan dan ingin istirahat di dalam mobil. “Setelah 30 menit, rekan Agus kembali mengajaknya untuk makan siang. Saat dibangunkan, ternyata Agus sudah meninggal dunia dan tubuhnya mulai kaku,” kata Bastari.

Petugas pun kemudian membawa tubuh Agus ke RS Antonio menggunakan tronton boks. Kemudian, Agus dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo menggunakan ambulance untuk diotopsi.

Dari hasil otopsi, di tubuh Agus tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Agus juga meninggal bukan karena Covid 19 atau corona. Dari keterangan rekan Agus, Agus mengidap diabetes sejak enam bulan terakhir,” ucap Bastari. Seusai otopsi di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Agus dibawa ke Malang untuk dimakamkan. (Lee)