Kenalkan Aksara Ogan ke Pelajar

Aminullah, salah satu tokoh yang paham tulisan/aksara Ogan menyerahkan aksara Ogan kepada Disdik OKU. Aksara Ogan ini diterima Kepala Disdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM didampingi Kabid Pembinaan SMP M. Darojatun SE ME dan Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Ahmad Azhar S.STP. Foto: ist. (*)

OKU – Disdik OKU berencana menggali kembali warisan budaya Kabupaten OKU berupa tulisan (serat) Ulu. Hal ini dilakukan untuk mengenal tulisan tersebut kepada generasi muda Kabupaten OKU.

“Saat ini, Disdik mencari literasi dan orang yang masih mengenal dan mengetahui tulisan Ogan. Upaya ini berawal dari keprihatinan tulisan Ogan sudah mulai punah. Oleh karena itu, Disdik berupaya mengenalkan kembali aksara ini kepada pelajar SD dan SMP,” jelas Kepala Disdik OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP MM didampingi Kabid Pembinaan SMP M. Darojatun SE ME dan Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Ahmad Azhar S.STP.

Usaha ini membuahkan hasil. Aminullah atau biasa di panggil Iin merupakan tokoh yang yang paham tulisan/aksara Ogan. “Memang tidak banyak orang seperti Pak Iin, sebulan yang lalu kami minta buatkan “kitab” aksara Ogan. Alhamdulillah hari ini (31/3) selesai dan langsung diserahkan kepada kami. Mudah – mudahan ini menjadi awal yang baik untuk tugas kami selanjutnya,” ungkapnya.

Selain itu, Disdik OKU berencana setiap sekolah (TK, SD, dan SMP) harus memiliki aksara ini. Kemudian plang nama sekolah juga memuat aksara ini. “Disdik akan mengenalkan huruf ini kepada pelajar se Kabupaten OKU. Semoga aksara ini dapat dikenal luas dan tetap lestari,” ujar mantan Pj Bupati Muara Enim ini. Teddy pun berpesan kalau tidak ada yang peduli, maka aksara ini akan punah. “Kita lakukan mulai sekarang, siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikan aksara ini. Bukan tidak mungkin aksara ini akan hilang di masa – masa yang akan datang,” jelasnya. (jr8)