Limeks Tak Jalan Sebulan

Petugas Stasiun KA Baturaja menyemprot disinfektan di loket penumpang. Mulai 1 April hingga 30 April mendatang, PT KAI membatalkan perjalanan penumpang yang menggunakan kereta malam atau Limeks. Ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid 19. Foto : Mustofa/Oku ekspres. (*)

OKU – Perjalanan Kereta Api Sriwijaya atau Limeks (Lintas Malam Ekspres) penumpang jurusan Tanjung Karang – Kertapati dan sebaliknya dihentikan selama satu bulan.

“Kebijakan ini berlaku pada 1-30 April. Bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket bisa mengembalikan tiket atau refund,” kata Kepala KA Baturaja, Syaiful Bahri, kemarin (1/4).

Pengembalian tiket bisa dilakukan di loket tiket stasiun KA pada jam kerja. “Untuk pengembalian tiket mungkin baru hari ini (kemarin). Ada sekitar 10 penumpang untuk pemberangkatan seminggu mendatang. Sedangkan untuk pemesanan tiket mudik lebaran belum ada,” terangnya.

Ia menjelaskan, penghentian operasional kereta tersebut untuk mengantisipasi penyebaran wabah corona. Di sisi lain, pengaruh wabah yang ditakuti masyarakat dunia internasional ini membuat penumpang kereta malam turun drastis. “Penumpangnya ada, tapi jumlahnya tidak banyak,” sambungnya.

Sebelum wabah ini menyebar, jelas Syaiful, rata-rata penumpang yang menggunakan KA itu dari Baturaja sekitar 50 orang/malam. Namun, sejak corona menjadi wabah, jumlah penumpang turun.

Pembatalan perjalanan KA ini, ditegaskan Syaiful, tidak berlaku untuk kereta Kuala Stabas dan kelas Ekonomi. Dua jenis kereta angkutan yang bertarif merakyat itu masih beroperasi seperti biasa dan masih dengan tarif masih normal. Namun, jumlah penumpang kedua kereta ini juga turun drastis.