Panen Picu Harga Jagung Turun

Petani menjemur jagung yang telah dipanen sebelum dijual. Foto: GUNAWAN/OKU EKSPRES. (*)

OKU – Dalam beberapa bulan ini, petani jagung panen. Daerah yang sudah selesai panen jagung adalah kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kemelak Bindung Langit, dan Kelurahan Baturaja Permai.

Jagung yang dihasilkan saat ini lebih bagus dari biasanya. “Hasil panen jagung yang kedua ini sangat bagus dari panen yang pertama,” ucap kepala kordinator dan penyuluh BP3K kecamatan Baturaja Timur dan Lubuk Raja Suratno SP, kemarin (30/3).

Pria yang ditemui di kantornya di desa Batumarta I mengungkapkan, hasil panen yang bagus karena musim hujan tahun ini lebih merata. Pada panen sebelumnya hasilnya tak maksimal karena hujan yang turun tak merata. “Bahkan pada panen I, tanaman jagung diserang hama ulat,” kata Suratno.

Namun, hasil panen yang sangat bagus ini tidak diimbangi dengan harga jagung yang bagus. Harga jagung saat panen di tingkat petani mengalami penurunan. Harga jagung dijual Rp3.200/kg dari sebelumnya Rp4.500/kg.

“Penurunan harga jagung tersebut telah berlangsung sejak satu Minggu,” ucap Muslim, salah seorang petani jagung di kelurahan Spancar Lawang Kulon, kecamatan Baturaja Barat. Ia menambahkan, penurunan harga jagung saat panen selalu terjadi. “Sehingga petani tidak terkejut lagi. Setelah masa panen berakhir, harga jagung akan normal kembali,” pungkasnya. (gun)