TA Tewas di Tepi Jalan

TA terkapar di depan gerbang Rutan Sarang Elang Air Paoh. Peristiwa itu membuat heboh masyarakat sekitar. Foto: ist. (*)

OKU – Seorang pria ditemukan terkapar di depan gerbang Rutan Sarang Elang, kemarin (29/3) siang. Namun, tak seorang pun berani menolong pria berinisial TA tersebut. Hal ini disebabkan warga khawatir dengan wabah corona yang saat ini menjangkiti seluruh dunia.

Kontan saja warga di Jl Imam Bonjol Sarang Elang, RT 001 RW 003

Dusun 06 itu tak berani menolong TA yang sedang terkapar tak berdaya. “Warga tahu pria sudah terlentang di depan gerbang. Tapi tidak ada yang berani mendekat. Takut, ” ujar Egi warga setempat.

Tak diketahui berapa lama pria tersebut sudah terlentang di pinggir jalan. TA baru dievakuasi setelah petugas medis datang dengan ambulan. “Banyak yang lihat tapi dari jarak jauh,” kata Egi.

Petang kemarin, tubuh pria berusia 45 tahun itu dijemput keluarganya dari kamar jenazah RSUD Ibnu Sutowo. TA pun dikirim ke Palembang. Hery yang merupakan kerabat TA menyebutkan, TA tinggal di Palembang. “Di Baturaja dia tinggal dengan anaknya,” kata Hery.

Pihak keluarga mengetahui kondisi TA dari kerabat yang mengirim foto dan video TA saat terkapar di depan Rutan Sarang Elang. TA sudah satu tahun lebih tinggal di Baturaja.

Hery mengatakan, sebelum TA jatuh dan terkapar, TA berjalan menyusuri jalan. “Untuk melenturkan kaki mungkin. Karena beliau punya riwayat stroke. Jadi beliau jalan kaki supaya tubuhnya tidak kaku. Jalan kaki ini sering dilakukannya,” sambung Hery.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Plh Kapolsek Baturaja Timur  Iptu H Yudi A SE didampingi Kanit Reskrim Aiptu Agus membenarkan adanya seorang pria yang terkapar di depan Rutan Sarang Elang.”Kondisinya sudah meninggal dunia,” ujar Agus  Polsek Baturaja Timur bersama tim medis membawa jenazah TA ke RSUD Baturaja. “Informasi sementara korban meninggal karena epilepsi,” tandas Agus. (lee/stf)