Puluhan Ton Jagung Terendam Banjir

OKU – Banjir karena luapan sungai Ogan di desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang pada 26 Maret lalu tak hanya berdampak pada permukiman warga. Banjir juga merendam kebun jagung warga yang ada di seberang sungai Ogan.

Ada beberapa titik banjir yang ketinggiannya mencapai pinggang orang dewasa. Namun banjir ini luapan air sungai Ogan yang selalu terjadi setiap tahun, warga di desa tersebut telah mengantisipasinya. Rata-rata barang berharga milik warga telah dievakuasi sebelum banjir tinggi.

Ketua BPD desa Lubuk Batang Lama Faruq mengatakan, untuk desa dengan dampak terparah adalah kampung 3 dan 4. “Yang terkena banjir hampir seluruh desa. Hanya warga yang berada di pinggir jalan poros yang tidak kena. Namun ketinggian banjir bervariasi,” ,” ujar Faruq.

Ketinggian air mulai dari 15 cm hingga 1 meter. Yang terparah adalah kampung 3 dan kampung 4 karena terdampak dari luapan sungai Aman yang ada di ilir desa.

Dikatakan Faruq, meskipun masyarakat di desanya sedih karena rumah tergenang air, namun ada yang lebih membuat masyarakat lebih sedih. “Yang membuat masyarakat semakin sedih adalah jagung mereka juga terendam banjir. Padahal mereka baru sudah memanen jagung,” kata Faruq.