SAD Tinggal di Kebun Warga

Dua keluarga Suku Anak Dalam (SAD) membuat tenda di tengah kebun karet warga. Foto: Gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Dua pekan lalu, ada dua keluarga Suku Anak Dalam (SAD) atau Orang Rimba terlihat berada di dusun Air Klutum, desa Battuwinangun, kecamatan Lubuk Raja. SAD yang berasal dari Jambi ini membuat dua buah tenda di tengah kebun karet warga.

Kedatangan SAD ini mengundang perhatian warga dusun Air Klutum dan sekitanya. Namun kehadiran dua keluaga SAD ini sama sekali tidak membuat warga resah. “Kedatangan mereka tidak menggangu masyrakat. Bahkan ketika mereka (SAD) ingin membuat tenda, mereka izin terlebih dulu dengan warga,” ucap Muksin, Kadus Air Klutum saat bertemu di kantor desa Battuwinangun pada 24 Maret lalu.

Sebelumnya, dua keluarga SAD ini membuat tenda di pinggir sungai Air Gilas. Saat musim hujan, sungai tersebut meluap. Tenda mereka terkena air sungai. Setelah itu, mereka pindah ke tengah kebun karet setelah meminta izin dengan pemilik kebun dan masyarakat sekitar. “Masyarakat pun mengizinkan SAD mendirikan tenda di kebun karet,” papar Muksin.

Galang, salah seorang SAD, mengatakan, ia dan keluarganya sedang dalam perjalanan pulang ke Jambi. “Kami dari Lampung nak ke pulang ke Jambi,” ucap Galang yang bisa berbahasa Indonesia.