Tiga ODP, Dua PDP

Pemerintah Kabupaten menutup Car Free Day (CFD) selama dua pekan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di OKU. Namun, sebagian kecil masyarakat masih berolahraga di taman kota, kemarin (22/3). Foto: mustofa/oku ekspres. (*)

OKU – Kabag TU RSUD Ibnu Sutowo Hadi Sukanto mengungkapkan, ada lima orang yang diduga kuat terserang Covid-19 atau corona. Dari lima orang tersebut, kata Hadi, dua berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tiga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Dua pasien PDP sudah menjalani perawatan di ruang isolasi di RSUD,” ungkapnya. Dua pasien tersebut merupakan ayah dan anak. Keduanya masuk rumah sakit pada 18 Maret lalu. Sementara, tiga ODP sudah dipulangkan karena tidak ada keluhan. Namun demikian, ketiganya tetap dipantau oleh petugas.

“Ayahnya yang masuk rumah sakit duluan. Dua jam kemudian, anaknya masuk rumah sakit dan diisolasi. Dari hasil radiologi, keduanya mengalami gangguan di saluran pernafasan. Keduanya harus menjalani isolasi karena sesuai aturan pasien PDP wajib diisolasi,” kata Hadi.

Dirinya mematahkan kabar yang beredar di masyarakat terkait pasien yang positif Covid-19 dirawat di RSUD Ibnu Sutowo. Keputusan positif atau negatif pasien mengidap Covid-19 harus melalui tes di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Sumsel yang ditunjuk Kementerian Kesehatan RI.