Waspada! DBD Mengancam

Ilustrasi

BATURAJA TIMUR – Penyebaran virus corona memang mengkhawatirkan. Namun, masyarakat diingatkan agar tidak lengah dengan ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Terutama di musim penghujan saat ini. Pasalnya, sejak Januari 2020 hingga pertengahan Maret 2020, di Kabupaten OKU terdapat 3 kasus DBD.

“Terdapat di Kelurahan Baturaja Permai, Kelurahan Kemelak Bindung Langit dan Desa Tanjung Baru,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan OKU, H Husni Tamrin SE MM melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Andi Prapto SKM.

Diungkapkan Andi, sepanjang 2019 yang lalu, kasus DBD di Bumi Sebimbing Sekundang terdapat 30 kasus dengan 1 orang pasien meninggal dunia. Yakni warga Kelurahan Kemelak, siswa SMP.

 “Kita meminta masyarakat waspada DBD. Apalagi sudah ada yang terkena DBD,” ujar Andi.

Ditegaskan Andi, kendati DBD bisa diobati, tetapi penanganan yang terlambat juga dapat menyebabkan pasien kehilangan nyawa. Oleh sebab itu, perhatikan kunci utamanya.

“Gejala penyakit DBD adalah demam tinggi yang mendadak dan disertai dua atau lebih gejala lainnya,” tukas Andi.

Untuk mengantisipasi DBD, Pemerintah Kabupaten OKU melalui Dinas Kesehatan OKU meminta kepada masyarakat OKU untuk menerapkan hidup sehat dan menggalakkan gerakan PSM 3M.

“Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM) dan Menutup, Menguras dan Mengubur (3M) barang – barang bekas atau wadah yang bisa menampung air juga ditutup,” imbuh Andi.

Hal ini, lanjut Andi, untuk mencegah nyamuk masuk untuk bertelur dan berkembang biak. Pasalnya, nyamuk berkembang biak pada musim hujan lantaran menggenangi genangan di sampah atau di ember – ember bekas.

“Abate tidak dibagikan namun disiapkan di Puskesmas. Masyarakat bisa meminta ke Puskesmas dengan koordinasi dengan pihak Kelurahan atau Desa,” ujar Andi.

Andi mengakui jika kesadaran masyarakat OKU menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat sangat terjaga. Hal ini juga ditopang dengan faktor Jumat Bersih yang digalakkan Bupati Oku.

“Kita himbau masyarakat untuk waspada DBD. Jangan sibuk korona namun lupa DBD,” pungkas Andi. (bet)