Pasokan Air di 10 Kawasan Terganggu

Foto: Mustofa/Oku Ekspres. Petugas PDAM UP Tanjung Agung membuang media filter lama (koral dan pasir kuarsa) untuk diganti yang baru. Imbas pergantian filter ini, distribusi air di 10 kawasan pelanggan terganggu.

BATURAJA BARAT – Distribusi air bersih pelayanan Unit Pengolahan (UP) Tanjung Agung, kecamatan Baturaja Barat, terganggu. Gangguan tersebut diprediksi terjadi selama sepekan. Hal ini sebagai dampak dari penggantian filter atau penyaring air.

” Tapi diupayakan pergantian filter ini rampung secepatnya,” ujar Direktur PDAM OKU H Abi Kusno melalui Kepala UP Tanjung Agung, Masri, kemarin (11/3).

Filter yang diganti berupa koral dan pasir kuarsa. Menurut dia, media tersebut sudah tidak berfungsi secara maksimal. Sehingga perlu diganti. Kemudian banyak pasir yang terbawa ke pengolahan air selanjutnya. “Batu koral diganti yang ukuran kecil. Supaya pasir tertahan dan tetap menyaring air sebelum ke pengolahan lanjutan,” sambungnya.

Dirinya menargetkan, pembersihan dan penggantian filter selesai dalam sehari. Karena setelah pekerjaan itu, masih ada tugas yang harus diselesaikan. Yakni, pengurasan lumpur di sistem sendimentasi WTP 1 dan WTP 2.

“Pengurasan rutin dilakukan per satu semester. Pengurasan dilakukan sekarang untuk menghadapi puasa nanti supaya produksi air tidak ada kendala,” sambungnya.

Selama pengerjaan ini, dirinya mengatakan air bersih tetap diproduksi. Namun biasanya dua WTP yang beroperasi dengan kapasitas 25 liter/detik dan 35 liter/detik. Saat pengerjaan ini, hanya WTP 35 liter/detik yang dioperasikan.

“Distribusi seperti biasa. Tapi ada beberapa pelanggan mungkin tidak dapat air karena volume air yang berkurang,” tandasnya. Pekerjaan itu berdampak ke pelanggan air di Saung Naga, Tanjung Agung, Laya, Pusar, Kebun Jeruk, Kebun Jati, Talang Jawa, Talang Bandung, Air Gading, dan Sukajadi. (stf)