MKKS Surati PLN dan Telkom

Para kepala SMK negeri dan swasta di Kabupaten OKU menghadiri rapat MKKS sebagai persiapan UNBK. Foto: ist (*)

OKU – Pelaksanan Ujian Nasional (UN) untuk siswa SMK tahun ini masih berbasis komputer atau UNBK. Sukses tidaknya UNBK sangat tergantung pada kualitas jaringan listrik dan internet.

Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten OKU menyurati PLN dan Telkom. Kedua perusahaan BUMN tersebut yang mengurusi listrik dan jaringan internet.

“Tahun ini, ada 1.533 peserta UNBK jenjang SMK negeri dan swasta di Kabupaten OKU. Semua persiapan sudah selesai, baik perangkat lunak maupun perangkat keras.  Tinggal pelaksanaanya,” jelas Ketua MKKS SMK negeri dan swasta Kabupaten OKU Drs Arief Basuki MT, beberapa hari lalu.

Ia mengatakan, kordinasi dengan PLN dan Telkom dilakukan agar tidak ada pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet saat UNBK berlangsung. “Sehingga pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar,” jelas Arief yang ditemui di pertemuan MKKS belum lama ini.

11 SMK di Kabupaten OKU akan menjalani UNBK pada 16 Maret mendatang. Jumlah tersebut terdiri dari 4 SMK negeri dan 7 SMK swasta. “Alhamdulilah, semua SMK (negeri dan swasta) di Kabupaten OKU sudah melaksankan UNBK. 4 SMK negeri menjalani UNBK secara mandiri, sedangkan 7 SMK swasta  yang mandiri. Hanya 1 SMK swasta yang menginduk di SMK lain. Yaitu SMK Rizky Patia yang menginduk di SMKN 1 OKU,” jelasnya.