Guru Wajib Ikuti AKM

Para guru SMAN 4 OKU mengikuti gladi resik Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) yang rencananya akan menggantikan UN pada 2021 mendatang. Foto: jeki/okuekspres. (*)

OKU – Siswa kelas XII SMA sudah menjalani gladi resik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) sejak 24 Februari kemarin.

AKM disebut – sebut sebagai pengganti Ujian Nasional pada 2021 mendatang. Ujicoba AKM berlangsung selama 30 menit untuk dua sesi. “Guru bukan simulasi UNBK, tapi gladi resik AKM pada hari ini (kemarin). Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar,” jelas Kepala SMAN 4 OKU Hj. Jumiati SPd MM.

Gladi resik AKM kemarin diikuti 13 guru dari empat mapel yang diuji pada UN. Yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, mata ujian pilihan sesuai jurusan IPA dan IPS. Para guru ini mengikuti AKM agar mengetahui materi soal pada AKM.

“Jadi guru wajib juga ikut untuk memperkenalkan bentuk soal asesmen yang akan diujikan oleh pemerintah pada tahun ajaran baru nanti,” ujar Jumiati.

Jumiati berharap simulasi mampu membuat guru menerapkan pengalamannya mengikuti AKM di kelas. “Sehingga para siswa akan terbiasa menghadapi soal asesmen yang melatih siswa memecahkan suatu masalah,” ungkapnya. Sementara itu, ketua MKKS SMA Kabupaten OKU Budi Taryono SPd MM berharap, para guru SMA di Kabupaten OKU dapat mengikuti AKM ini dengan baik. “Sebaiknya guru ikut uji coba atau gladi AKM ini agar tahu AKM. Sehingga guru dapat mengajarkan atau menyampaikan kepada anak didik untuk menghadapi AKM pada 2021 mendatang,” jelas Budi. (jr8)