KB Gratis Banyak Manfaat

Pose bersama. Foto: ist

OKU – Sebanyak 109 warga desa Pengandonan, kecamatan Pengandonan, menikmati layanan KB gratis. Layanan yang memanjakan masyarakat itu digelar Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) OKU, kemarin (25/2).

Sardiah, warga setempat menyebutkan, dirinya sudah lama menjadi peserta KB. Lebih dari 15 tahun. Pertama kali dirinya mengikuti program KB karena diajak tetangga. Awalnya dia enggan. Namun karena dinilai bermanfaat, dirinya tertarik ikut KB.

“Saya dulu tidak tahu KB itu apa. Tapi setelah saya mengetahui, apalagi tujuannya mengatur angka kelahiran anak, saya ikut tertarik. Menurut saya program bagus. Apalagi sekarang-sekarang ini ada gratisan,” ujar ibu dua anak ini.

Dirinya cukup aktif menikmati layanan KB gratis di desanya. Selagi informasi itu diketahuinya, dan tidak berbenturan dengan rutinitas kerjanya di kebun. Bukan saja pelayanan alat kontrasepsinya, tapi ada hal lain yang bisa ditanyakan. “Dapat alat gratis, bisa bertanya dengan petugas. Kan enak,” sambungnya.

Sebanyak 109 warga yang memanfaatkan program KB gratis itu, terdiri dari warga pengguna implan sebanyak 52 orang, IUD 3 orang, suntik 20 orang, pil KB 28 orang dan kondom 6 orang.

“Tingkat pengetahuan masyarakat soal KB cukup tinggi. Karena pelayananya lebih dari 100 orang lebih. Warga kalau tidak ada aktifitas di kebun, biasanya lebih ramai lagi,” ujar Kepala DPPKB OKU Nanang Nurzaman melalui Kabid P4,  Hj. Ernanidar,SE didampingi Kasi P2 IK, Nur Ema Rusdiana,SE.

Pelayanan KB gratis dihadiri Camat Pengandonan diwakili  Sekcam  Firdaus, Pjs Kepala Desa Pengandonan Juliadi, Spd, Kepala Puskesmas  Fitrianti SKM, PKB kecamatan Pengandonan, PPKBD dan Sub PPKBD, ibu PKK, Kader Desa Pengandonan. “Pemasangan alat kontrasepsi (alkon ) dilaksanakan  oleh bidan Puskesmas Pengandonan,” tandasnya. (adv/stf)