Gelar Monitoring dan Evaluasi KLA 2020

Penyampaian Materi. Foto: Ari/oku ekspres. (*)

OKU – Pemerintah Kabupaten OKU optimis tahun ini dapat meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Pratama. Hal itu diungkapkan Sekda OKU Dr Drs Ir H Achmad Tarmizi SE,MT.M.Si MH saat membuka monitoring dan evaluasi Kabupaten Layak Anak di Hotel Grand Kemuning, kemarin (18/2).

Sejak dibuka penilaian KLA dua tahun lalu, dikatakan Tarmizi, penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk Kabupaten OKU selalu mengalami peningkatan. Dari 67 pada 2018 meningkat menjadi 302 poin di 2019.

“Kita hanya perlu menambah menjadi 500 poin untuk meraih nilai KLA Pratama menyusul tiga kabupaten lain di Sumatera Selatan. Target minimal OKU bisa meraih predikat KLA Pratama,” ujar Tarmizi.

Kegiatan yang dihadiri fasilitator Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Fasilitator Sumatera Selatan serta Gugus Tugas KLA Kabupaten OKU yang terdiri dari OPD, camat, serta kelurahan dan desa.

Menurut Tarmizi, meski anggaran tahun ini banyak tersedot oleh kegiatan lain, namun pihaknya tetap yakin KLA akan dicapai tahun ini dengan meminta bantuan perusahaan BUMN, BUMD dan swasta untuk memenuhi 24 indikator yang menjadi penilaian.

“Namun kita uapayakan BUMN, BUMD serta swasta lain bisa mengeluarkan dana CSR untuk percepatan pencapaian KLA,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Kabupaten OKU Ir Arman M.Si menambahkan, monitoring dan evalasi tersebut, pihaknya menghadirkan fasilitator dari Kementerian PP dan PA dan fasilitator Sumsel untuk memberikan materi terkait tugas gugus tugas KLA. “Kita ingin menyamakan persepsi terkait dengan gugus tugas masing-masing karena untuk mencapai KLA tidak bisa dilakukan satu pihak, melainkan secara bersama,” pungkas Arman. (apk)