Peserta Digeledah Sebelum Tes

GELEDAH : Satpol PP mengeledah peserta CPNS hendak mengikuti Tes SKD di Gedung Kesenian Rumdin Wako, kemarin. Foto : Rian/PP. (*)

PRABUMULIH – Hari pertama, kemarin (17/2), sebanyak 1.040 peserta mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pantauan koran ini, sejak pukul 06.30 WIB, peserta sudah memadati lokasi tes di Gedung Kesenian Rumah Dinas (Rumdin) Walikota (Wako).

Sebelum masuk lokasi ujian, peserta digeledah untuk menghindar membawa barang-barang tidak diperbolehkan seperti jimat dan lain-lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beny Rizal SH MH menuturkan, sudah aturannya demikian. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengetatan pengawasan terhadap peserta CPNS, agar tidak berbuat curang dan mengandalkan kemampuannya sendiri.

“Pengeledahan peserta sebelum tes SKD, kita libatkan Satpol PP dan juga pihak kepolisian. Sementara itu, petugas kita melakukan registrasi peserta,” terang Beny, sapaan akrabnya, kemarin.

Ia menerangkan, di lokasi tes, Gedung Kesenian Rumdin Wako steril. Hanya pegawai dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional VII Palembang melakukan pengawasan di ruangan tes.

“Betul, kita (Pegawai BKPSDM, red) hanya berada di luar ruangan. Pengawasan selama tes berjalan dilakukan petugas BKN Regional VII Palembang,” sebutnya.

Lanjutnya, peserta tes CPNS sebaiknya tidak terlambat. Toleransi waktu keterlambatan, hanya diberikan waktu hanya lima menit saja.

“Jika lewat, jelas otomatis gugur. Dan, tidak bisa mengikuti tes SKD. Waktu hanya 90 menit, 95 soal dikerjakan. Terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 30, 35 Tes Inteligensia Umum (TIU), dan 35 Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Usai tes, nilai bisa langsung dicek. Data sementara hingga tahap II, ada 27 peserta absen dan secara otomatis gagal,” bebernya.

Lanjutnya, sebanyak 216 komputer telah disiapkan untuk peserta tes CPNS. Terdiri sebanyak  208 komputer, untuk peserta. Dan, 8 komputer untuk cadangan jika ada kendala.

“Jaringan internetnya sudah siap, kita siapkan teknisi jika terjadi gangguan,” tukasnya.