Sampah Bambu Kembali Menumpuk

Tumpukan bambu di fender jembatan Ogan II. Selain untuk bernaung ikan, sampah ini kerap dijadikan tumpuan warga yang memancing ikan. Foto : Mustofa/Oku Ekspres.

OKU – Sampah tanaman dari hulu sungai kembali bertumpuk di fender jembatan Ogan II, kelurahan Sukajadi. Hampir sepekan tumpukkan sampah yang didominasi bambu tersebut mengendap.

Sebagian orang menilai tumpukan sampah ini membuat kota Baturaja jelek karena terkesan tidak diurus. Sementara bagi warga yang hobi mancing ikan, justru menjadikan berkah bagi mereka.

“Banyak ikan yang sembunyi di bawah tumpukan bambu itu. Tinggal yang pemanah ikan, tahu atau tidak lokasinya,” ungkap Yudi, warga Bungur.

Selain tempat bernaung ikan, tumpukan bambu kerap dijadikan tumpuan kaki saat memancing. Biasanya, sambung Yudi, pemancing turun dari jembatan Ogan II. “Susah kalau menyeberang ke tumpukan bambu. Harus berenang,” kata pegawai toko sparepart mobil ini.

Disinggung mengenai pembersihan bambu itu, dirinya menjawab antara setuju dengan tidak. Setuju dibersihkan supaya terlihat bersih. “Tapi tidak setuju dibersihkan karena tempat mancing akan hilang. Kalau pun memancing, bisa dari tiang fender jembatan,” tandasnya. (stf)