Kecelakaan, Fuso Nyaris Seruduk Rumah

Kapolsek Pengandonan AKP Mardin berada di lokasi kecelakaan tunggal di desa Blambangan. Kecelakaan tunggal itu tidak menimbulkan korban jiwa. Foto : Ist. (*)

OKU – Menjelang subuh, kemarin (13/2), sebuah fuso hijau membuat geger warga desa Blambangan, kecamatan Pengandonan. Kendaraan besar bermuatan batubara itu terguling di depan rumah warga. Posisinya persis menutupi pintu rumah dua lantai semi permanen ini.

Informasi yang didapat, rumah yang nyaris diseruduk Fuso BE  9743 AJ ini milik Tamimi, warga dusun II. Rumah yang berlokasi di tepi jalan raya ini dihuni satu Kepala Keluarga (KK).

“Ada orang tiga di dalam rumah. Tapi semuanya terbangun saat fuso batubara ambruk di depan rumahnya,” ujar Salman, mantan Kades Blambangan.

Meski fuso tidak merobohkan rumah, namun informasi yang didapatnya, dinding depan rumah Tamimi jebol karena tumpahan batubara. Akibatnya tidak hanya teras, tapi juga ruang tamu terisi batubara.

Dari kabar yang beredar, fuso sarat muatan itu melaju dari Muara Enim menuju Baturaja. Sebelum kecelakaan, kendaraan besar itu diduga melaju dalam kecepatan tinggi.

Sementara kondisi jalanan licin akibat rintik hujan yang terjadi sejak malam hari. Sehingga Japriadi yang merupakan sopir fuso diduga tidak mampu menguasai kendaraan. Akibatnya fuso tersebut mengalami kecelakaan. Hingga pagi kemarin, fuso tersebut belum dievakuasi. Kapolsek Pengandonan AKP Mardin menyebutkan, kecelakaan tunggal terjadi pukul 04.00 WIB. “Tidak ada korban jiwa. Sementara sopir diamankan di Polsek Pengandonan. Sedangkan nilai kerugian belum dapat diketahui,” tandas Mardin. (stf)