Bibit Karet untuk Peremajaan Kebun

Kaum ibu sedang mengisi tanah ke polybag untuk ditanami bibit karet. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Musim hujan ini dimanfaatkan petani untuk menanam pohon atau bercocok tanam. Baik itu menanam padi maupun tanaman lainnya. Termasuk petani karet yang memanfaatkan musim hujan ini untuk menanam bibit karet. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari peremajaan pohon karet.

Sebagai tahap awal, bibit pohon karet ditanam di polybag. Kemudian, bibit tersebut dijual untuk peremajaan kebun karet. “Bibit karet ini bisa langsung ditanam untuk peremajaan kebun karet,” ucap Topo, petani sekaligus penjual bibit karet di kecamatan Lubuk Raja, kemarin (13/2).

Bibit karet tersebut dijual dengan harga Rp7.000-Rp8.000/buah. Jika pembeli membeli mulai dari 300 bibit, bibit tersebut akan diantar ke alamat pembelinya. “Pembeli bibit karet kebanyakan dari luar kecamatan. Bahkan ada pembeli yang berasal dari OKU Timur dan OKU Selatan,” kata Topo. Ia mengatakan, peremajaan juga diperlukan untuk mengembalikan keseimbangan kebun. “Jika dalam setengah sampai satu hektar tanaman karet sudah tua, maka petani akan memotong pohon tersebut untuk diremajakan. Peremajaan biasanya dilakukan secara bertahap,” pungkas Topo. (gun)