Cekcok Mulut Berujung Penganiayaan

OKU – Setelah beberapa bulan menjadi buronan, Najab (46) berhasil dibekuk anggota reskrim Polsek Baturaja Barat. Warga kelurahan Saung Naga ini ditangkap berdasarkan laporan penganiayaan No: P/B.17/VII/2019/Sumsel/OKU/Sek. Bta Barat tangga 29 Juli 2019.

Kapolsek Baturaja Timur AKP Marwan menerangkan, penganiayaan yang dilakukan Najab terjadi pada 29 Juli 2019 lalu, sekitar pukul 10.15 WIB di desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat.

Saat itu, ia menganiaya Rustam (46), warga Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat. Rustam dianiaya Najab menggunakan piring makan. Piring tersebut dipukul ke kepala Rustam.

Akibatnya, kepala Rustam berdarah. Rustam pun melaporkan Najab ke Polsek Baturaja Barat. “Keributan keduanya berawal dari salah paham di salah satu hajatan warga. Keduanya pun adu mulut dan berakhir pada penganiayaan,” terang Kapolsek Baturaja Timur AKP Marwan.

Marwan menjelaskan, Najab sempat menjadi buronan polisi selama beberapa bulan. Berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, Najab menetap di kontrakan di Kelurahan Tanjung Agung.

Tak ingin buruan lepas, pada 8 Februari lalu sekitar pukul 20.30 WIB, anggota Reskrim Polsek Baturaja Barat yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Baturaja Barat Ipda Bustami menangkap Najab. “Saat ditangkap, Najab hanya bisa pasrah,” jelas Marwan.

Dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sebuah piring makan yang pecah,  sebuah kaos oblong yang ada bercak darah, sebuah celana panjang hitam, dan sebuah kopiah hitam. “Tersangka sudah diamankan di Mapolsek Baturaja Barat. Ia dikenakan pasal 351 KUHPidana dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun penjara,” tegas Marwan. (awi)