Warga Harapkan Kejelasan Status Lahan

Kades Tanjung Makmur, Marta didampingi kuasa hukum warga, Ahmad Kabul, memberikan penjelasan kepada warga di PN Baturaja. Foto: HERBERT P NAINGGOLAN/OKU EKSPRES. (*)

OKU – Sekitar 90 warga Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Sinar Peninjauan, kemarin (3/2), mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Baturaja. Kedatangan warga ini untuk menyaksikan sidang perdana gugatan tanah milik mereka dengan H Ahyar Hasan. Ahyar diduga mengklaim tanah yang saat ini masuk wilayah OKU Timur pasca otonomi daerah tahun 2003 silam.

Kades Tanjung Makmur Marta yang mendampingi warga mengatakan, tanah seluas 325 hektar yang sudah memiliki sertifikat memang milik warga Desa Tanjung Makmur. Diceritakannya, pada 2011 lalu, tanah milik 90 warga tersebut dipakai Dinas Pertanian Kabuapten OKU untuk program cetak sawah.

“Nah setelah program cetak sawah selesai, H Ahyar Hasan mengumumkan tanah tersebut adalah tanah miliknya, bukan tanah milik 90 warga yang bersengketa. Padahal pada 1993 warga sudah memiliki sertifikat yang dikeluarkan BPN OKU,” kata Marta.