Iuran ASN Dikaji Ulang

OKU – Pemerintah Kabupaten OKU saat ini sedang mengkaji apakah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten OKU tetap menggunakan fasilitas kesehatan sesuai dengan pangkat dan golongan ASN tersebut atau tidak.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten OKU sedang mempelajari teknisnya. Sehingga nanti akan ada keputusan dari pemerintah,” ucap Sekda OKU, H Achmad Tarmizi.

Untuk diketahui, terdapat perubahan perhitungan iuran peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang terdiri atas ASN, TNI, Polri. Perhitungannya yakni 5 persen dari total gaji per bulan, terdiri dari 4 persen yang dibayar oleh pemberi kerja dan 1 persen dibayar oleh peserta.

Adapun batas tertinggi dari gaji per bulan yang digunakan sebagai dasar perhitungan besaran iuran peserta PPU pun meningkat menjadi Rp 12 juta. Sebelumnya, batas atas tersebut masih sebesar Rp 8 juta. “Kita kaji dulu dan masih mengacu pada keputusan yang lama,” ucap Tarmizi.