Musim Panen Terancam Mundur

Petani di kelurahan Kemelak Bindung Langit, kecamatan Baturaja Timur baru menanam padi setelah curah hujan stabil dan air memenuhi sawah. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Musim kemarau 2019 lalu membuat petani tidak bisa bercocok tanam dengan leluasa. Ini dikarenakan lahan pertanian kekurangan air. Dampak yang paling dirasakan adalah sawah tadah hujan.

Hujan baru turun pada akhir Desember lalu meskipun belum stabil. Memasuki Januari 2020, secara perlahan, curah hujan mulai stabil. Oleh karena itu, petani baru menanam padi pada bulan ini. Hal ini disebabkan lahan sawah harus digenangi air sebelum ditanami padi.

Kelompok tani yang menerima bantuan bibit padi sawah pada 2019 lalu baru bisa menanam bibit itu pada bulan ini. Di kecamatan Lubuk Raja, ada tiga kelompok tani  yang mendapatkan bantuan bibit padi sawah. Yaitu di desa Batumarta I, desa Battuwinangun, dan desa Lekis Rejo. Bantuan bibit tersebut untuk ditanam di 150 hektar sawah.

“Bibit padi tersebut semestinya sudah ditanam tahun lalu. Namun baru ditanam tahun ini karena musim kemarau tahun lalu,” ucap Suratno yang merupakan kepala koordinator penyuluhan pertanian.