Jatuh, Pengojek Tewas Seketika

Diduga pria penarik ojek tewas di atas sepeda motor pagi kemarin. Peristiwa yang terjadi di kawasan Pasar Tempel sempat membuat warga geger. Foto: mustofa/oku ekspres. (*)

OKU – Pengguna jalan raya maupun pengunjung pasar tempel, kemarin (12/1) sekitar pukul 07.30 WIB, geger. Aktifitas warga yang awalnya berjalan normal mendadak heboh dan terfokus ke bekas timbangan.

Pagi itu masyarakat dikagetkan dengan seorang penarik ojek yang  jatuh. Pria yang diperkirakan berusia 30 tahunan itu bernama Apriyansah, warga desa Tubohan, kecamatan Semidang Aji. Ia tewas di atas sepeda motor Honda Revo Fit hitam BG 2204 FAK yang didudukinya.

Jenazah pria nahas ini sempat ditempatkan di depan rumah warga. Tubuhnya ditutupi kain batik panjang warna cokelat tua. “Pecaknyo tukang ojek karena makai rompi hitam. Sayangnya baik di motor atau di saku celananya tidak ditemukan identitas diri. Bahkan STNK atau SIM pun tidak ada,” ujar Beni, warga setempat.

Akibatnya, warga sempat kesulitan untuk mengetahui identitas Apriyansah. Menurut penuturan Beni, sebelum ditemukan meninggal dunia, Ardianysha mengendarai sepeda motor dari arah desa Pusar menuju pasar atas. Namun persis di depan timbangan lama di pasar Tempel, ia menghentikan laju sepeda motornya.

“Warga yang melihat ia (Apriyansah) jatuh langsung memberikan pertolongan kepadanya dan menempatkannya ke tepi jalan,” jelas Beni.

Petugas Polsek Baturaja Barat yang tiba di lokasi kejadian mengevakuasi jenazah Apriyansah ke RSUD Ibnu Sutowo. Awalnya, petugas dibuat kebingungan sebab identitas Ardianysah masih belum diketahui. Sementara warga yang penasaran terus berdatangan untuk mengenali wajah Apriyansah.