Rumah Zainora Terancam Roboh

Kondisi rumah Zairona dan keluarga yang sudah ditopang kayu agar tak ambruk. Foto: gunawan/oku ekspres (*)

OKU – Ternyata masih ada rumah warga yang terancam roboh. Rumah milik Zainora tersebut berukuran 3 meter x 6 meter. Wanita yang hidup di garis kemiskinan merupakan seorang janda yang memiliki dua anak dan 1 cucu.

Untuk mempertahankan rumah tersebut, Zainora menopang dinding rumah dengan kayu yang diperoleh di sekitar rumahnya.

Kondisi rumah Zainora ini mengundang Camat Lubuk Raja Khaerudin Albar.S.STP, M.Si. untuk melihat langsung rumah yang berada di dusun Panca Tunggal, blok I, desa Batumarta II.

Kedatangan pria yang akrab dipanggil Albar ini karena ia menerima informasi melalui warga. Rumah Zainora berdiri di tengah perkebunan warga.

“Rumah warga tersebut (Zainora) hampir roboh karena dinding rumah sudah ditopang dengan kayu,” ucap Albar, kemarin (6/1) di kantor Camat lubuk Raja. Setelah melihat keadaan rumah, Albar berencana mencari solusi dan akan dilaporkan kepada Bupati OKU Kuryana Azis.

Rencananya, pemilik rumah akan tinggal di rumah layak huni untuk sementara waktu. Kemudian, rumah asli Zainora akan dibedah melalui program. “Namun, rumah tersebut milik Zainora agar bisa diperbaiki oleh pemerintah, bukan rumah orang lain. Syarat ini menjadi kendala karena lahan rumah tersebut milik Andre, warga blok I, desa Batumarta II,” kata Albar.

Ia menambahkan, Andre dikabarkan bersedia menyerahkan lahan rumah tersebut kepada Zainora agar rumah tersebut bisa diperbaiki oleh pemerintah. “Tapi rencana ini harus dipelajari secara detil,” paparnya.