Target Pengunjung Tak Tercapai

Pengunjung Gua Putri di awal tahun 2020. Ramainya kunjungan terlihat hanya di pagi hari. Setelah itu, jumlah pengunjung turun. Banyaknya masyarakat yang berwisata di luar kota diduga menjadi penyebab target pengunjung libur tahun baru 2020 tak tercapai. Foto: Ist. (*)

OKU – Objek wisata Gua Putri tak mampu menyedot target kunjungan wisawatan pada pergantian tahun kemarin. Kunjungan wisatawan ramai hingga siang hari. Setelah itu, pengunjung sepi.

“Cuma pagi yang ramai wisatawan. Sedangkan pengunjung pada sore hari sepi,” ujar Erlan, pengelola objek wisata Gua Putri di desa Padang Bindu, kecamatan Semidang Aji, kemarin (2/1).

Target kunjungan pelancong pada tahun baru ditetapkan sebanyak 6.000 orang. Namun yang tercapai hanya 2.500 wisatawan. Sementara pada tahun baru 2019 lalu, jumlah target wisatawan sama. Tapi jumlah pengunjung mencapai lima ribu lebih kunjungan.

Beberapa pekan sebelum pergantian tahun, Gua Putri menyiapkan diri. Dinas  Pariwisata OKU merias dan memoles kawasan ini agar terlihat cantik. Tujuannya agar menjadi magnet mengundang wisatawan datang.

“Mungkin bertepatan dengan libur sekolah dan akhir tahun. Sehingga pengunjung banyak yang berlibur ke luar kota,” terangnya.

Dwi, salah satu pengunjung wisata menuturkan, Gua Putri perlu ditambah wahana permainan. Apalagi potensi di kawasan ini sangat memungkinkan untuk penambahan wahana.

“Harusnya berinovasi supaya pengunjung tidak jenuh. Kalau hanya suasana gua, pengunjung akan mencari destinasi wisata baru,” ujar warga kelurahan Sukajadi, kecamatan Baturaja Timur ini.

Menurut dia, ada beberapa permainan yang bisa ditambah. Seperti penambahan rumah pohon atau out bond. Wahana semacam ini, sambung dia, baru diketahui sebagian kecil masyarakat. Lainnya, masyarakat hanya melihat di jejaring sosial.

“Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan. Karena bisa jadi anggarannya tidak sedikit. Selain itu sudah saatnya wisata OKU mampu berkontribusi besar dalam pendapatan daerah,” tandasnya. (stf)