DPRD Sumsel Bakal Membantu, Atasi Banjir di Sekar Jaya

BATURAJA TIMUR – Persoalan banjir di kelurahan Sekar Jaya masih menjadi momok menakutkan. Terlebih saat musim penghujan seperti sekarang. Warga lebih banyak terjaga di malam hari saat hujan mengguyur. Kondisi disampaikan warga Kelurahan Sekar Jaya saat menghadiri reses anggota DPRD Sumsel Dapil V di kantor kelurahan.

“Kalau hujan, dak pacak lagi kami tiduk. Kami takut banjir mendadak,” ujar Erlan saat menyampaikan keluh kesahnya di hadapan tujuh anggota DPRD Sumsel, kemarin (19/12).

Situasi ini sambung Erlan terjadi sudah bertahun-tahun. Dan sepertinya belum ada penanganan. Dirinya berharap setelah disampaikan ke wakil rakyat di provinsi, masalah selama musim hujan ini bisa mendapat solusi.

Hal senada diungkapkan Zelmi. Menurutnya, usulan untuk penyelesaian masalah banjir sudah sering masuk. Hanya saja solusi masalah tersebut hingga sekarang belum muncul.
“Aliran air memang berkelok hingga muaranya di sungai Ogan. Kalau bisa aliran air tersebut ditarik lurus, supaya air lancar sampai ke sungai,” sarannya.

Hj Tina Malinda menanggapi keluhan warga, mengaku akan mengkaji. Apakah boleh penanganan banjir diolah provinsi atau cukup di kabupaten saja. “Ini akan saya bahas. Jika boleh provinsi yang membangunnya, akan diupayakan. Agar persoalan banjir tidak menyulitkan warga,” jelasnya.

Sementara Iwan Hermawan anggota komisi V di DPRD Sumsel mengaku siap memprioritaskan perbaikan jalur air anak sungai. Hanya saja dirinya meminta lahan tersebut dibebaskan pemerintah.

“Kalau lahan sudah dibebaskan, kami bisa bantu membangun. Dan jadi prioritas kami,” janjinya. (Stf)